Selasa, 26 Oktober 2010
Black Theme for Joomla
23.39 | Diposting oleh
Satria |
Edit Entri

Now is the time for black. Nice and strong theme in black design makes your website more powerful and eye catching for the first time. No wonder it will make the visitor surf your website even more.....
Don't hesitate to download this theme. Use this link for free http://www.multiupload.com/XGHE3C5ELN
Thank you for downloading it :-)
Light Grey Theme for Joomla
23.28 | Diposting oleh
Satria |
Edit Entri

wow...this template suits you correctly when you are looking for simple but smart looking theme. Yes, you can use this joomla template for free. Either for your company or your personal website it's ok!
All you can do is downloading through this link: http://www.multiupload.com/JO4X3DN2MU
Sure, it is for you.....
Light Brown Theme for Joomla
22.36 | Diposting oleh
Satria |
Edit Entri

This theme is free for you. Light Brown theme for those who like to add adventure in life. Nice looking theme for any kinds of need in developing your professional website.
For downloading, simply click this link : http://www.multiupload.com/HQIZUO1KJ8
Thanks for you appreciation :-)
Simple Plain Themes for Joomla
21.47 | Diposting oleh
Satria |
Edit Entri
Here, i try to share joomla themes for free. For the first time, please check this out. as for you which likes simple themes, it's definitely suits you.

For downloading, click this link http://www.multiupload.com/P4EAEZ8MJ0
Rabu, 23 Juni 2010
menoleh ke dalam
02.38 | Diposting oleh
Satria |
Edit Entri
kata-kata yang terucapkan
pantasnya kuarahkan pada diri
kalimat demi kalimat meluncur
aku melacurkan diri
memaki-maki
mengumpat
ah, terasa kegelisahan itu ada
kecemasan
ketakutan
hadirnya mereka dapat kuraba
seorang diri
walau tak slalu begini
semua harus kuhadapi
terngiang-ngiang ucapannya
tuk menghadapi semua dengan gegap gempita
dunia tak butuh manusia cengeng
ia berkata
pantasnya kuarahkan pada diri
kalimat demi kalimat meluncur
aku melacurkan diri
memaki-maki
mengumpat
ah, terasa kegelisahan itu ada
kecemasan
ketakutan
hadirnya mereka dapat kuraba
seorang diri
walau tak slalu begini
semua harus kuhadapi
terngiang-ngiang ucapannya
tuk menghadapi semua dengan gegap gempita
dunia tak butuh manusia cengeng
ia berkata
Pandangan
02.28 | Diposting oleh
Satria |
Edit Entri
setelah ikut latihan sight culturing di bawah bimbingan ibu Norma, saya jadi mulai meneliti tentang apa saja pandangan-pandangan yang ada pada saya yang tidak tepat.
Sight culturing adalah salah satu latihan meditasi dinamis ananda yang diciptakan dan dikembangkan oleh Bapak Anand Krisha. Pada sesi tersebut, latihan dimaksudkan untuk memperbaiki cara pandang dalam hidup.
Ibu Norma membukanya dengan memberikan prakata awal bahwa pandangan bisa menjadi massalah yang dapat menimbulkan stress. Beliau juga menuturkan beberapa pandangan tersebut. hal-hal tersebut memang banyak sekali kita jumpai di kehidupan sehari-hari dan sepertinya memang suatu keharusan atau sudah dari sononya seperti itu.
Berikut adalah pandangan-pandangan sudah kadung memasyarakat.
- Seorang wanita bila sudah memasuki usia tertentu, maka haruslah menikah. Ini seringkali menjadi masalah manakala sang orang tua menuntut anaknya harus melakukan hal tersebut. bahkan tak jarang pula para orang tua menentukan pasangan bagi anak-anaknya yang hanya menjadi beban tambahan bagi para anak. Bahkan seorang teman menambahkan bahwa di daerah pedesaan, seorang anak gadis di mata masyarakat harus menikah meski beberapa minggu kedepan langsung cerai yang penting sudah pernah nikah. ???
- Orang yang memiliki tattoo di tubuhnya diasosiakan sebagai mantan napi alias criminal alias orang jahat. Walaupun kini kian banyak yang mentattoo bagian tubuh mereka, namun pandangan tersebut tidaklah hilang begitu saja. Memang kini tattoo menarik banyak orang dengan alasan sebagai sebuah seni. Dan tak sedikit pula para wanita yang rela bagian tubuhnya di tattoo.
- Seseorang yang beragama tertentu tidak berkenan minum ataupun makan di tempat seseorang yang tidak seagama dengannya. Repot kan? Betapa sempitnya pergaulannya.
Dan masih banyak lagi dan lagi dan lagi.
Terimakasih Bapak Anand Krishna, ibu Norma dan teman-teman di Anand Ashram.
Salam
Sight culturing adalah salah satu latihan meditasi dinamis ananda yang diciptakan dan dikembangkan oleh Bapak Anand Krisha. Pada sesi tersebut, latihan dimaksudkan untuk memperbaiki cara pandang dalam hidup.
Ibu Norma membukanya dengan memberikan prakata awal bahwa pandangan bisa menjadi massalah yang dapat menimbulkan stress. Beliau juga menuturkan beberapa pandangan tersebut. hal-hal tersebut memang banyak sekali kita jumpai di kehidupan sehari-hari dan sepertinya memang suatu keharusan atau sudah dari sononya seperti itu.
Berikut adalah pandangan-pandangan sudah kadung memasyarakat.
- Seorang wanita bila sudah memasuki usia tertentu, maka haruslah menikah. Ini seringkali menjadi masalah manakala sang orang tua menuntut anaknya harus melakukan hal tersebut. bahkan tak jarang pula para orang tua menentukan pasangan bagi anak-anaknya yang hanya menjadi beban tambahan bagi para anak. Bahkan seorang teman menambahkan bahwa di daerah pedesaan, seorang anak gadis di mata masyarakat harus menikah meski beberapa minggu kedepan langsung cerai yang penting sudah pernah nikah. ???
- Orang yang memiliki tattoo di tubuhnya diasosiakan sebagai mantan napi alias criminal alias orang jahat. Walaupun kini kian banyak yang mentattoo bagian tubuh mereka, namun pandangan tersebut tidaklah hilang begitu saja. Memang kini tattoo menarik banyak orang dengan alasan sebagai sebuah seni. Dan tak sedikit pula para wanita yang rela bagian tubuhnya di tattoo.
- Seseorang yang beragama tertentu tidak berkenan minum ataupun makan di tempat seseorang yang tidak seagama dengannya. Repot kan? Betapa sempitnya pergaulannya.
Dan masih banyak lagi dan lagi dan lagi.
Terimakasih Bapak Anand Krishna, ibu Norma dan teman-teman di Anand Ashram.
Salam
Senin, 21 Juni 2010
Tergantung niat
21.01 | Diposting oleh
Satria |
Edit Entri
Hari minggu yang lalu, saya pergi ke pasar kebayoran lama membeli jamu godogan yang memang rutin saya lakukan hampir tiap bulan. Dan pada saat yang bersamaan saya juga membeli hio wangi ( dupa ) di tempat lain tentunya.
Ketika sedang berbincang-bincang dengan ibu pemilik toko jamu, seorang pembeli lainnya melihat hio wangi yang saya bawa. Lalu dia bertanya untuk apa hio itu? Saya menjawab untuk mengharumkan ruangan. Dia berkata bahwa menurut orang-orang membakar hio bertujuan untuk mengundang setan atau jin atau mahluk halus lainnya. Saya memberikan pandangan bahwa itu tergantung niat, bila membakar hio dengan niat mengundang mahluk halus, maka mahluk2 itu akan datang. Dia kemudian berkata bahwa niat adanya di hati dan orang tidak tahu. Saya pun berkata memang demikian, yang bersangkutanlah yang mengetahui apa niat dibalik setiap perbuatan dan tak perlu memusingkan perkiraan orang lain mengenai yang kita lakukan. Bila memang perbuatan kita dilandasi niat yang baik, maka go ahead.
Dan percakapan pun berakhir.
Dalam perjalanan ke rumah, saya merenung mengenai apa yang saya ucapkan pada orang itu. Semua tergantung pada niat seperti yang termaktub dalam sebuah hadist: setiap amal perbuatan tergantung niatnya.
Terimakasih wahai Keberadaan telah mengingatkan saya mengenai hal yang paling utama, yakni sebuah niat.
Ketika sedang berbincang-bincang dengan ibu pemilik toko jamu, seorang pembeli lainnya melihat hio wangi yang saya bawa. Lalu dia bertanya untuk apa hio itu? Saya menjawab untuk mengharumkan ruangan. Dia berkata bahwa menurut orang-orang membakar hio bertujuan untuk mengundang setan atau jin atau mahluk halus lainnya. Saya memberikan pandangan bahwa itu tergantung niat, bila membakar hio dengan niat mengundang mahluk halus, maka mahluk2 itu akan datang. Dia kemudian berkata bahwa niat adanya di hati dan orang tidak tahu. Saya pun berkata memang demikian, yang bersangkutanlah yang mengetahui apa niat dibalik setiap perbuatan dan tak perlu memusingkan perkiraan orang lain mengenai yang kita lakukan. Bila memang perbuatan kita dilandasi niat yang baik, maka go ahead.
Dan percakapan pun berakhir.
Dalam perjalanan ke rumah, saya merenung mengenai apa yang saya ucapkan pada orang itu. Semua tergantung pada niat seperti yang termaktub dalam sebuah hadist: setiap amal perbuatan tergantung niatnya.
Terimakasih wahai Keberadaan telah mengingatkan saya mengenai hal yang paling utama, yakni sebuah niat.
Langganan:
Komentar (Atom)
Blog Archive
About Me
Pengikut
My favourite books
- Gita management
- dongeng by H.c andersen
- Indonesia under attack
- Sehat dalam sekejap
- Shalala
- Shangrila
Diberdayakan oleh Blogger.

